Toge's log

Wednesday, October 11, 2006

The Six Sigma

Binatang apa'an sih Six Sigma itu?
Pertama kali dapet assignment dari kantor untuk bikin course Six Sigma pertanyaan itu yang muncul di kepala. Cuma rasa penasaran yang membuat gw mutusin untuk nerima tugas tersebut.
Yeah a bell rings: Curiousity kills the cat!
At least itu lebih baik daripada mati penasaran, hehehe...
Ternyata Six Sigma itu adalah kondisi dimana yang namanya sempurna itu hampir dicapai.
Coba bayangkan dari 1.000.000 kesempatan, cuma terjadi 3,4 defect (cacat).
Nah dengan makin sengitnya tingkat persaingan antar kelompok usaha atau bahkan individu dewasa ini, defect adalah hal yang harus diminimalisir. Untuk itu diperlukan metode yang berusaha mencapai level Six Sigma tadi untuk memperkecil defect.
Jadi populer dah tuh nyang namanya Six Sigma.

Klo mo tau lebih byk soal metodenya klik disini:
http://onlinelearning.novations.com/content/novations/demo/sixsigmagreenbeltdemo/index.htm

Walaupun di awal-awal agak terseyok-seyok untuk mencernanya, sekarang malah keranjingan.
I wanna know more. Give me more, hehehehe...

Six Sigma here I come!

Wednesday, March 29, 2006

The Music

Klasik.

I don't know what's got into Chopin's mind when he wrote Nocturne in E flat major, but it surely was not something from hell. Each time I heard a piano played the tune, I felt like I was out of this world. Flying.

'Ecstatic' is the word I learned from Hillary Duff =) Well, at least I learn something, hehehe...

Sering terkagum-kagum ama pencipta lagu (yang musiknya bergizi tentunya), gimana mereka bisa dapet nada-nada itu. Gw pribadi percaya klu alam sendiri sbenernya menghasilkan 'musik'nya sendiri. Dalam musik pan ada yang disebut tempo... nah liat deh pergerakan benda-benda yang ada di sekeliling kita. Beberapa ada yang temponya teratur, beberapa ada yang improvisasi dengan tiba-tiba muncul trus ilang en muncul lagih dst... Blum the sound of the nature itself.

Pernah merinding waktu nonton Twillight Orchestra... Waktu itu gw berpikir if heaven is all about beauty then there must be a greater music than here in this life... Klu orkestra yg gw tonton aja udah bikin merinding, gmana musik yg bakal didenger di sorga...

Jd homesick... Pulang dulu ah.

Monday, March 20, 2006

The Reading

Kangen.

Dah lama gak ngeblog. Terpuruk dalam pekerjaan rutin seperti manusia-manusia (yang katanya modern) tapi malah kehilangan sisi kemanusiaannya. Semua serba terskema seolah-olah kitalah sang penentu akhir.

Ngerasa agak-agak goblog niy. Biasanya gw suka ngelahap beberapa buku dalam sebulan. Buku apa ajah, yang penting ada sesuatu yang membuat otak ini tetap bekerja. Tapi sebulan ini sumber bacaan gw cuman dari i-net. Ngerasa gak tuntas aja klo baca cuman dari artikel pendek.

Tp kemudian gw inget filosofi 'Iqro'... Bacalah! Betapa alam di sekeliling kita adalah 'ayat-ayat' yang dapat kita baca dan kaji setiap saat. Kadang suka trenyuh liat iptek di negara-negara yang notabene gak tau kata Iqro tapi soal ngaji (mengkaji -red) itu udah jauuuu lebih maju dibanding negara yang ampir tiap hari baca ayat Iqro. Mungkin kita (iya kita) baru bs mencerna apa yang tersurat aja dibanding apa yang tersirat. Klu mnurut dosen semantik baru bs nangkep surface meaningnya ajah, blum deep meaningnyah.

Cuman kmudian negara-negara maju itu ktinggalan sambungan dari ayat tadi.... Iqro bismirobbikalladzikholaq.... Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu....
They did all the research for the sake of the knowledge itself, bukan untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Sedangkan kita di ekstrim yg lain pengennya dekeeeet ajah ma Tuhan tapi ora urus ma dunia. Ya pincang. Buat apa Tuhan ngirim kita ke dunia klo kita gak pernah mau blajar apa-apa dari dunia.

Blalalalala... Udah mulai mumbling niy gw.... I'd better stop.

I'll be bak!

Friday, February 10, 2006

The Drawings

Tadi udah ngetik panjang-panjang eh kompu hang... Kupret.
Ngetik lagi deh, blum tentu dapet mood en ide yg sama.

Ngobrolin apa ya?
Muhammad drawings? Too big for the tiny grey cells...

Damn, gak tahan juga. Idiot mana siy yang tega nyulut perang dunia.
Orang-orang udah mulai ngomongin soal Clash of Civilization.
Gw emang udah liat adanya api dalam sekam yang sewaktu-waktu bakal mledug. Di Indo ajah awal 2000 kmaren dah sempet rame perbenturan ideologi. Walaupun kata om Marx, sejarah terbentuk lewat motif ekonomi. Peperangan terjadi karena adanya perebutan sumber daya alam. Tapi apa iya klo moral tertata rapi, urusan ekonomi bakal tetep brantakan. Klo semua org dah paham bahwa semua harta yang dimiliki hanyalah titipan dari Sang Raja agar kita saling belajar mengenai rasa syukur dan welas asih, apakah urusan ekonomi juga akan morat-marit.
Saat ini di sekeliling kita banyak banget serigala berbulu manusia (manusia berbulu yah?)... Doing anything just to feed their greed.
Jadi yang lebih berperan chip ekonomi atau chip moral? Stau gw, ekonomi tetep harus tunduk sama moral.

Toge is talking about morality (how ironic, hehehehe)....

Yang mengaku dari kubu Islam pun kelakuannya masiy kaya preman pasar (mudah-mudahan gak ada yang tersinggung niy, hehehe...). Mbok ya sabar dikit tho mas. Dipanjangken sedikit pikirannya. Jangan asal sikat kanan kiri membabi buta.
Marah boleh. Manusiawi. Tapi mbok ya jangan asal ada bule dikemplang. Gimana mereka mau percaya klo Islam tuh agama perdamaian. Rahmatan lil alamin. Nabi aja ditimpukin mpe bedarah-darah masi kasihan ama yg nimpukin, padahal malaikat dah siap-siap nimpain bukit ke mereka. Nabi bilang apa... Ampuni mereka...mereka tidak tahu.

So spare them... they don't know what they're doing.
Mungkin gak afdhol buat mreka klo yg dijadiin joke cuman tokoh-tokoh yang mreka kenal. Do they really know about Muhammad?
I'm sure they don't. They will cry in admiration when they do.
A complete figure.
Yang mereka tau justru radikalisme Islam. Mereka pikir itulah ajaran Islam.... Wah harus dibahas juga soal radikalisme ini yah... cape ah. Nanti terusin lagi (klo masi ada mood).

Gw dari tadi ngomong 'they' refernya kmana yah? Huehehehe...
Ke orang-orang yang ngerasa jadi bagian 'they' itu kali yah..

Waduh mata udah mulai gak kooperatif niy...
Toge musti bubu dulu. Nanti nyambung lagi deh brainstormingnyah.

Dada.



Tuesday, February 07, 2006

The Wonder

Wanita itu bukan untuk dimengerti, tapi untuk dicintai...

Mebbe it's true. The more I try to understand 'em, the more I got confused.
And yes.... it made me love 'em more.
Mebbe becoz I love puzzles.
Neither can I ever solve 'em or not, I just love 'em.
The funny thing about this world is the least you expect something to happen, it'll happen.
So I just sit there and watch those cute and swaying earthlings with the least hope that I can date one (hahahaha....)

Yabadabadooooo.

Thursday, January 26, 2006

The Scandal


Menpora angkat bicara soal Cut Memey (who is she anyway)?

Whaddaf^*k? Apakah menteri-menteri kita udah kekurangan kerjaan atau justru gak tau lagi mo ngerjain apa.... Disorientasi, kata orang-orang pinter.
Sementara korban sutet yang pada mogok makan udah mo mati demi mendapat secuil perhatian dari pemerintah tapi dicuekin, eh kisah seorang Memey yang masih seger (banget) langsung dapet tanggepan dari seorang menteri.
Belum lagi jumlah rakyat miskin terus bertambah karena ruang gerak mereka makin dibatasi oleh ketidakmampuan untuk mengakses pendidikan. No knowledge, no job. No job, no money. No money,...oh no..
Klo kate babe gw, "Jangan pernah ngeremehin kekuatan orang-orang bodoh dalam jumlah besar, dampaknya bisa lebih merusak daripada demonya kaum intelek".
Ckckckckck... No wonder God sent many 'storms' to this country.
Hell..ooo countrymen! Grow up!
Your hands are bigger than mine. Help the dying people...
Don't you have ears? Don't you have eyes? Don't you have heart?
Maybe you do have 'em all. But have you used them wisely?
Kalian masih seperti anak-anak yang kemaruk permen. Cuma yang manis-manis aja yg diperhatiin.

Oh kemana perginya otak brilian dan hati peka yang harusnya dimiliki seorang wakil rakyat...

Wednesday, January 25, 2006

The Sky


Belakangan sunset lagi bagush...
Langit udah dicuci ama ujan.
Sayang gak bawa kamera.
Yang ada cuma kamera VGA dari HP.
Gambar ini gw ambil dari Plaza Semanggi (Plangi) sebelum karaokean di Inul Vizta.
Btw, mahal jg karaoke inul dengan ruangan yang gak terlalu besar. Sound systemnya kbetulan dapet yg 'biasa' ajah en komputernya gak user friendly. Ribed euy pake keyboard skaligus mouse wireless (blum biasa aja kali yah). Well, viewnya sih ok karena menghadap ke jalan raya di depan Plangi. Karaokean sambil ngliatin mobil-mobil yang ngantre di jalan. Oiya lagu pamungkasnya: Ujan Gerimis - Benyamin S (jadul pisan, hehehehe). Sesekali nyanyiin lagu cinta dengan mata nanar ngeliat sunset.


God, you're beautiful...